Kamis, 27 Oktober 2011

Tips Mencapai Target Pemasaran

Pemasaran merupakan ujung tombak dari bisnis yang kita miliki. Sebagus apapun produk dari bisnis yang kita miliki, tanpa pemasaran yang baik menjadi tidak ada artinya. Pemasaran bisnis usaha kecil tidak semata-mata menjual hasil produksi, tetapi juga menciptakan image bahwa produk kita baik dan diperlukan. Tugas staff pemasaran adalah menjual sekaligus membangun image produk.

Di dalam mencapai target pemasaran ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar pemasaran dapat dilakukan dengan baik dan sesuai dengan target yang diharapkan bahkan lebih:
1. Selalu menambah pengetahuan kita dari sisi manapun akan produk yang kita tawarkansehingga kita bisa memberi pengertian kepada konsumen, apa keunggulan produk yang kita tawarkan dengan produk lain yang sejenis.
2. Tidak bosan belajar dari siapa saja agar bisa maju.
3. Selalu melebihkan target yang diberikan kepada kita. Semisal kita diberi targetmenjual 100 barang dalam sebulan maka kita harus mencatat bahwa target lebih dari 100. Tapi ingat untuk awal-awal jangan terlalu tinggi dalam melebihkannya, yang rasional saja semisalmenjadi 110 barang.
4. Selalu catat dan pantau perkembangan penjualan yang terjadi dari hari kehari,minggu ke minggu. Sehingga bila ada hambatan bisa cepat ditanggulangi.
5. Memantau dan memotivasi pasar yang sudah ada agar selalu berkembang.
6. Selalu mencari peluang pasar baru, ingat jangan hanya mengandalkan satu duasumber pendapatan, dapatkan sebanyak-banyaknya.
7. Selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan kita siapapun dia, mulai dari konsumen langsung,agen sampai distributor.
8. Perhatikan bulan-bulan “paceklik ”bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasinya.
9. Jaga kejujuran kita, kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan.
10. Jangan lupa untuk selalu beribadah dan berdoa serta beramal.
Target pemasaran bisa dicapai jika kita melakukan upaya-upaya tersebut secara konsisten dan terus menerus.


Sumber:
Bagaimana Meraih Target Kita , Bagus Airlanto ,http://www.andriewongso.com/artikel/entrepreneur_corner/1922/Bagaimana_Meraih_Target_Kita/
http://galeriukm.web.id/artikel-usaha/tips-mencapai-target-pemasaran

Cara Memulai Bisnis Rumahan

Bisnis rumahan merupakan usaha sambilan yang dilakukan di rumah. Karena hanya sambilan kadang kala bisnis rumahan tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga penghasilannya ya juga sambilan. Namun jika ditekuni dan dilakukan dengan serius bisnis rumahan bisa mendatangkan penghasilan yang bahkan jauh lebih besar dari gaji menjadi pegawai.

Agar usaha rumahan bisa mendatangkan keuntungan dan penghasilan yang besar bagi anda, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Libatkan keluarga dalam perencanaan bisnis. Pertimbangkan juga meminta pendapat dari para tetangga. Namun hati-hati, bisa saja mereka iri kemudian menjelek-jelekan produk atau jasa kita, sehingga akan memunculkan keraguan.
2. Pastikan segalanya telah siap sebelum memulai usaha. Supaya tidak lupa, alangkah baiknya membuat daftar mengenai apa saja yang harus ada sebelum sebuah usaha dimulai. Jika daftar sudah dibuat pastikan tidak ada yang tertinggal.
3. Tekan biaya seminimal mungkin. Kuncinya adalah tidak semua peralatan kerja dan sarananya harus baru.
4. Tahu secara mendalam mengenai produk atau jasa yang akan dijual. Kita harus mengetahui manis dan tidak manisnya usaha yang akan dijalankan.
5. Perlakukan semua konsumen dengan standar yang baik. Yang jelas, jika pelayanan kita ramah, minimal mereka akan mengingat kita karena kesan pertama yang sangat baik.
6. Harga jual yang masuk akal sesuai dengan target konsumen.Jika belum berpengalaman, yang paling mudah adalah melihat harga pesaing sejenis yang memiliki ciri hampir sama dengan kita.
7. Selalu siap dengan perubahan. Kita harus terus memperbaiki kualitas produk dan di sisi lain terus mencoba agar dapat berproduksi secara lebih efisien.
Jika anda telah memiliki usaha rumahan dan penghasilan masih stagnan, mungkin anda perlu melakukan pembenahan-pembenahan. Cross cek langkah-langkah yang sudah ditempuh dan lakukan perubahan.
semoga artikel ini dapat membantu kita dalam mencapai masa depan yag lebih baik dengan menjadi seorang wirausahawan suksessss..... amieeen............



Sumber:
http://www.majalahduit.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=406:den&catid=50:cat-tips&Itemid=66

KIAT SUKSES BISNIS MAKANAN

Bisnis makanan menjadi ladang bisnis yang menarik minat banyak orang. Hal ini disebabkan Peluang Bisnis pada sektor makanan lumayan menggiurkan. Selagi manusia membutuhkan masih membutuhkan makanan maka peluang bisnis di sektor makanan sangat terbuka. Belum lagi aktivitas manusia yang tidak puas dengan memasak sendiri tetapi ingin membeli makanan yang sudah jadi.

Namun sejalan dengan Peluang Bisnis makanan yang terbuka lebar tersebut, pelaku usaha di sektor makanan juga tidak kalah banyaknya. Sebagian menuai sukses sebagian lagi akhirnya gulung tikar karena dagangan tidak laku.
Untuk dapat bertahan dan eksis pada sektor bisnis makanan ini ada beberapa kiat yang perlu ditempuh agar sukses dalam bisnis makanan, antara lain sebagai berikut:
1. Pikirkan ide bisnis makanan apa yang dipilih dan jalankan dengan kesungguhan hati.
Awali dengan analisa kemungkinan-kemungkinan bisnis makanan yang laris, kemampuan, segmen pasar,resiko dan lain-lain. Jangan lupa jika sudah yakin jalankan dengan penuh kesungguhan jangan setengah-setengah.
2. Ciptakan Sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian dari bisnis makanan yang dijalankan.
Salah satu memenangkan persaingan bisnis kuliner adalah menciptakan sesuatu yang berbeda. Jika bisnis anda adalah bakso, buatlah bakso yang berbeda dengan bakso-bakso lainnya.
3. Ciptakan Self Belonging (Rasa Memiliki) Pada karyawan terhadap usaha kita.
Pelayanan kepada pelanggan juga memberi andil kesuksesan bisnis makanan, rasa memiliki dari karyawan mendorong mereka melakukan pekerjaan sepenuh hati dan ramah kepada pembeli.
4. Ciptakan Cita Rasa Yang enak Pada Makanan
Ini adalah faktor terpenting dalam berbisnis makanan, rasa makanan yang enak menjadi hal yang paling dicari oleh pembeli.
Apapun bentuk bisnis makanan yang dijalankan, tantangannya adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari bisnis makanan yang lain. Jika mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dan bernilai positif maka Insya Allah Bisnis makanan akan lancar.

SUMBER : 
http://galeriukm.web.id/artikel-usaha/kiat-sukses-bisnis-makanan

strategi dalam pengembangan usaha baru

Strategi Pengembangan Bisnis 1. Market Penetration (penetrasi Pasar), penetrasi pasar merupakan suatu strategi pertumbuhan bisnis yang berfokus pada penjualan produk yang sudah ada ke pasar yang ada .Langkah penetrasi pasar merupakan upaya mengelola potensi produk lama untuk dikembangkan di pasar lama karena bisa jadi masih banyak yang bisa digarap di pasar yang lama. Langkah-langkah penetrasi pasar dilakukan untuk hal-hal berikut:
- Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar produk saat ini , ini dapat dicapai dengan kombinasi strategi harga yang kompetitif, iklan, promosi penjualan dan sumber daya mungkin lebih didedikasikan untuk menjual pribadi.
- Merestrukturisasi pasar yang matang dengan mengusir pesaing, hal ini akan memerlukan promosi jauh lebih agresif, didukung oleh strategi harga yang dirancang untuk membuat pasar tidak menarik bagi kompetitor.
- Meningkatkan volume penggunaan oleh pelanggan yang sudah ada. dengan membangun loyalitas pelanggan akan meningkatkan volume penggunaan pelanggan lama.
2. Market Development (pengembangan Pasar), Merupakan langkah diversifikasi bisnis dengan pengembangan produk yang sudah ada ke pasar baru . Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan strategi ini antara lain:
• Geografis pasar baru , misalnya ekspor produk tersebut ke suatu negara baru
• Dimensi produk baru atau kemasan baru.
• Jalur distribusi baru
• Kebijakan harga yang berbeda-beda untuk menarik pelanggan yang berbeda atau menciptakan segmen pasar yang baru
3. Product development (pengembangan Produk)
Pengembangan produk merupakan strategi pertumbuhan di mana sebuah bisnis bertujuan untuk memperkenalkan produk baru ke pasar yang ada. Strategi ini mungkin memerlukan pengembangan kompetensi baru dan membutuhkan usaha untuk mengembangkan produk yang dapat lebih diterima di pasar yang ada.
Menurut Zimmerer, ide-ide yang berasal dari wirausaha dapat menciptakan peluang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dalam mengevaluasi ide, wirausaha perlu mengidentifikasi dan mengevaluasi semua resiko yang mungkin terjadi dengan cara:

* Pengurangan resiko melalui strategi yang proaktif
* Penyebaran resiko pada aspek yang paling mungkin
* Pengelolaan resiko yang mendatangkan nilai atau manfaat

Ada tiga resiko yang perlu dievaluasi, yaitu:

* Resiko pasar atau resiko persaingan, terjadi akibat adanya ketidakpastian pasar
* Resiko finansial, terjadi akibat rendahnya hasil penjualan dan tingginya biaya
* Resiko teknik, terjadi akibat kegagalan teknik

Bagaimana ide dapat menjadi peluang, ada beberapa cara untuk melakukannya yaitu:

* Ide dapat digerakkan secara internal melalui perubahan cara-cara/metoda yang lebih baik untuk dapat memenuhi kepuasan pelanggan
* Ide dapat dihasilkan dalam bentuk produk dan jasa baru
* Ide dapat dihasilkan dalam bentuk modifikasi, bagaimana pekerjaan dilakukan atau dimodifikasi cara melakukan suatu pekerjaan.

SUMBER : www.google.com

ruang lingkup kewirausahaan

Ruang lingkup kewirausahaan sangat luas sekali. Secara umum, ruang lingkup kewirausahaan adalah bergerak dalam bisnis. Jika diuraikan secara rinci ruang lingkup kewirausahaan, bergerak dalam bidang:
 a. Lapangan agraris
1) Pertanian
2) Perkebunan dan kehutanan
b. Lapangan perikanan
1) Pemeliharaan ikan
2) Penetasan ikan
3) Makanan ikan
4) Pengangkutan ikan
c. Lapangan peternakan
1) Bangsa burung atau unggas
2) Bangsa binatang menyusui
d. Lapangan perindustrian dan kerajinan
1) Industri besar
2) Industri menengah
3) Industri kecil
4) Pengrajin
* Pengolahan hasil pertanian
* Pengolahan hasil perkebunan
* Pengolahan hasil perikanan
* Pengolahan hasil peternakan
* Pengolahan hasil kehutanan
e. Lapangan pertambangan dan energi
f. Lapangan perdagangan
1) Sebagai pedagang besar
2) Sebagai pedagang menengah
3) Sebagai pedagang kecil
g. Lapangan pemberi jasa
1) Sebagai pedagang perantara
2) Sebagai pemberi kredit atau perbankan
3) Sebagai pengusaha angkutan
4) Sebagai pengusaha hotel dan restoran
5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata
6) Sebagai pengusaha asuransi, pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dan lain sebagainya

 
Sadarilah bahwa lapangan kerja wirausaha itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama dan perlu kita isi. Dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat, bangsa, dan negara akan meningkat. Tenaga-tenaga wirausaha harus dapat memajukan lingkungannya. Para wirausaha merupakan pejuang, pencipta, pengusaha, dan juga sebagai organisator pendekar bisnis, niaga, industri, dan kebudayaan.


SUMBER : http://umarstain.blogspot.com/2009/04/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup.html

ruang lingkup kewirausahaan

Ruang Lingkup Kewirausahaan Ruang lingkup kewirausahaan sangat luas sekali. Secara umum, ruang lingkup kewirausahaan adalah bergerak dalam bisnis. Jika diuraikan secara rinci ruang lingkup kewirausahaan, bergerak dalam bidang: a. Lapangan agraris 1) Pertanian 2) Perkebunan dan kehutanan b. Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan 4) Pengangkutan ikan c. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin * Pengolahan hasil pertanian * Pengolahan hasil perkebunan * Pengolahan hasil perikanan * Pengolahan hasil peternakan * Pengolahan hasil kehutanan e. Lapangan pertambangan dan energi f. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g. Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit atau perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restoran 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi, pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dan lain sebagainya.

Read more at: http://umarstain.blogspot.com/2009/04/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup.html
Copyright: umarstain.blogspot.com --Terima Kasih Semoga Bermanfaat--
Ruang Lingkup Kewirausahaan Ruang lingkup kewirausahaan sangat luas sekali. Secara umum, ruang lingkup kewirausahaan adalah bergerak dalam bisnis. Jika diuraikan secara rinci ruang lingkup kewirausahaan, bergerak dalam bidang: a. Lapangan agraris 1) Pertanian 2) Perkebunan dan kehutanan b. Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan 4) Pengangkutan ikan c. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin * Pengolahan hasil pertanian * Pengolahan hasil perkebunan * Pengolahan hasil perikanan * Pengolahan hasil peternakan * Pengolahan hasil kehutanan e. Lapangan pertambangan dan energi f. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g. Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit atau perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restoran 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi, pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dan lain sebagainya.

Read more at: http://umarstain.blogspot.com/2009/04/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup.html
Copyright: umarstain.blogspot.com --Terima Kasih Semoga Bermanfaat--